Program Studi Pariwisata Syariah Gelar Pelatihan Professional Tour Management
Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Pelatihan Professional Tour Management. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Program Studi Pariwisata Syariah, LPK Pariwisata ITMA, dan LSP Pariwisata Maestro Indonesia. Pelatihan dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Ruang Rapat FEBI Lantai 2, dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa yang ingin memperdalam kompetensi di bidang pengelolaan perjalanan wisata.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Wakil Dekan I FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Layaman, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan kompetensi seperti ini sangat penting untuk memperkuat keterampilan mahasiswa agar mampu menjawab kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan pembekalan praktis kepada peserta mengenai manajemen perjalanan wisata yang profesional. Selain memperoleh wawasan teoritis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai keterampilan teknis yang dibutuhkan dalam industri pariwisata, khususnya pada bidang tour management, perencanaan perjalanan, pengelolaan biaya, serta mitigasi risiko dalam penyelenggaraan wisata.
Sesi pertama berlangsung pukul 08.30 hingga 11.00 WIB dengan menghadirkan H.R. Iwan Giwangkara, M.M., yang dikenal sebagai CEO for All, Ketua Umum ITMA, Ketua IPHI DKI Jakarta, sekaligus Konsultan Pariwisata. Dalam materinya yang bertajuk “Manager Tour & Umrah”, beliau menjelaskan peran dan tanggung jawab seorang pengelola perjalanan wisata, mulai dari perencanaan produk wisata, pelayanan wisatawan, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga penerapan standar profesional dalam pengelolaan perjalanan wisata dan umrah.
Selain itu, H.R. Iwan Giwangkara, M.M., juga menekankan pentingnya kompetensi, etika kerja, dan kemampuan komunikasi dalam industri pariwisata. Menurutnya, seorang tour manager tidak hanya bertugas mengatur perjalanan, tetapi juga harus mampu memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan. Materi ini memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang kerja di sektor pariwisata yang semakin kompetitif.

Setelah istirahat dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kedua yang disampaikan oleh Ade Syahri, S.E., selaku Manager Operasional Travel dan Konsultan Tour & Umrah. Materi yang dibawakan berfokus pada “Tour Planning, Costing & Risk Management”. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai proses perencanaan perjalanan wisata secara sistematis, mulai dari identifikasi kebutuhan wisatawan hingga penyusunan program perjalanan yang efektif dan efisien.
Sementara itu, Ade Syahri, S.E., membahas secara teknis mengenai penyusunan variable cost dalam paket wisata. Peserta diberikan pemahaman mengenai komponen biaya yang harus diperhitungkan dalam penyusunan paket wisata, seperti biaya transportasi, konsumsi, akomodasi, tiket destinasi wisata, hingga biaya operasional lainnya. Selain itu, peserta juga dilatih untuk menghitung variable cost secara tepat sehingga mampu menentukan harga paket wisata yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
Ade Syahri, S.E., juga menjelaskan secara rinci mengenai penyusunan costing atau perhitungan biaya paket wisata. Peserta diperkenalkan pada berbagai komponen biaya yang harus diperhitungkan, seperti transportasi, akomodasi, konsumsi, tiket masuk destinasi, pemandu wisata, hingga biaya operasional lainnya. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai manajemen risiko yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan perjalanan wisata guna mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin terjadi selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB ini ditutup dengan forum tanya jawab, penyerahan sertifikat pelatihan kepada peserta, serta sesi penutupan. Melalui pelatihan Professional Tour Management ini, dosen dan mahasiswa memperoleh pengetahuan serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata saat ini. Program Studi Pariwisata Syariah FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi akademik dan profesional serta penguatan kemitraan dengan dunia industri pariwisata.