Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan, Dosen Pariwisata Syariah FEBI UIN Siber Cirebon dan UM Digos College Gelar Aksi Tanam Mangrove di Pesisir Filipina.
Digos City, Filipina — Komitmen Jurusan Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mewujudkan pariwisata yang etis dan ramah lingkungan ditunjukkan secara nyata melalui implementasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional. Sebagai bagian integral dari program International Collaboration Research, Visiting Lecturer & Community Services 2026, delegasi FEBI UIN Siber Cirebon bersama sivitas akademika University of Mindanao (UM) Digos College terjun langsung ke kawasan pesisir Digos City, Davao del Sur, Filipina, pada 12 Agustus 2026 untuk menggelar aksi konservasi dan penanaman pohon mangrove.
Kegiatan diawali dengan sesi pembekalan teknis dan edukasi lapangan di area pembibitan bakau (mangrove nursery). Dalam sesi ini, delegasi yang terdiri atas Wakil Dekan II FEBI Dr. Hj. Dewi Fatmasari, S.E., M.Si., dosen Jurusan Pariwisata Syariah Yati Haryati, M.Sc., beserta tim akademisi dan mahasiswa mendengarkan pemaparan mendalam dari pemandu konservasi lokal mengenai siklus hidup vegetasi bakau, teknik seleksi bibit unggul, serta zonasi penanaman yang ideal di lahan basah pesisir. Dialog interaktif di lokasi pembibitan ini menjadi sarana transfer wawasan ekologis yang sangat berharga, khususnya dalam memahami bagaimana ekosistem mangrove berfungsi sebagai benteng alami pemecah ombak, pencegah abrasi, dan habitat penyangga keanekaragaman hayati laut yang menjadi modal dasar pengembangan ekowisata bahari (marine ecotourism).

Memasuki agenda inti, seluruh peserta turun langsung ke area pesisir berlumpur untuk melakukan penanaman bibit-bibit pohon mangrove. Dosen Jurusan Pariwisata Syariah, Yati Haryati, M.Sc., bersama mitra lokal dan mahasiswa bahu-membahu menanamkan bibit bakau ke dalam substrat lumpur pesisir. Keterlibatan aktif ini membawa pesan filosofis yang kuat bahwa konsep pariwisata halal berkelanjutan (sustainable halal tourism) tidak boleh berhenti sebagai diskursus teoritis di ruang kuliah maupun dokumen riset komparatif, melainkan harus termanifestasi dalam tindakan nyata menjaga kelestarian alam (hifdz al-bi'ah) demi kemaslahatan masyarakat pesisir di masa depan.

Aksi lingkungan tersebut semakin bermakna dengan adanya kolaborasi aktif antara mahasiswa dan dosen dari kedua negara. Interaksi yang terjalin selama proses penanaman menjadi sarana pertukaran pengalaman budaya dan kepedulian lingkungan secara langsung di luar sekat-sekat formal kampus. Para peserta saling berbagi wawasan tentang bagaimana komunitas lokal di Indonesia dan Filipina dapat diberdayakan untuk merawat hutan mangrove sekaligus mengembangkannya menjadi destinasi wisata edukasi yang bernilai ekonomis tanpa merusak bentang alam aslinya.
Rangkaian kegiatan PkM Internasional ini ditutup dengan sesi foto bersama di bawah rimbunnya kanopi hutan bakau pesisir Digos City, di mana seluruh delegasi membentangkan spanduk kolaborasi resmi International Collaboration Research, Visiting Lecturer & Community Services 2026. Dokumentasi ini bukan sekadar penanda selesainya agenda pengabdian, melainkan simbol kemitraan tridarma lintas negara yang erat dan harmonis antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UM Digos College.

Melalui keberhasilan inisiatif ini, Jurusan Pariwisata Syariah FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin mengukuhkan perannya sebagai pelopor pengembangan keilmuan pariwisata berbasis syariah yang responsif terhadap tantangan krisis iklim global, adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, serta aktif membangun jejaring kemitraan ekologis di kawasan Asia Tenggara.